|
 |
 |
 |
 |
| Who's Online |
|
We have 1 guest online |
|
 |
 |
 |
 |
|
|
|
 |
 |
 |
 |
Thursday, 22 May 2008 |
|
Peer Mediation (Mediasi Sebaya)
|
|
Written by Administrator
|
|
|
|
Monday, 21 January 2008
Ada banyak cara dalam menghadapi konflik yaitu dengan tidak membicarakannya dengan yang bersangkutan; atau menyelesaikannya dengan kekerasan; atau membicarakannya secara langsung. Cara lain menghadapi konflik, adalah dengan meminta teman kita, untuk menjadi perantara. Teman kita inilah yang disebut sebagai Mediator. Melakukan mediasi antar teman sebaya, disebut dengan Peer-mediation.
Sejak tahun 1980-an, negara-negara maju termasuk Amerika telah menerapkan Peer-Mediation untuk menekan tingkat konflik di sekolah. Peer-mediation atau mediasi sebaya adalah salah satu cara menyelesaikan masalah dengan melibatkan mediator di antara kedua pihak yang bertikai. Melalui peer-mediation, konflik dikelola supaya tidak berlarut-larut dan mengarah kepada kekerasan. |
| Last Updated (
Monday, 21 January 2008 ) |
|
Read more...
|
|
|
Perang dan Damai: Tantangan Khusus Bagi Jurnalis
|
|
Written by Administrator
|
|
|
|
Saturday, 29 December 2007
Oleh: Juergen Erik Klussmann
Di banyak negara, nasib perdamaian kerap ditemui berada dalam situasi yang membahayakan. Bahkan di kawasan Eropa sendiri, peperangan dan kekerasan menjadi berita utama dibanyak media. Selain membinasakan manusia, perang juga merupakan hubungan antar manusia, perekonomian, bangunan-bangunan fisik, kebudayaan, dan lingkungan sekitarnya.
Di daerah yang dilanda peperangan atau kekerasan, setiap orang teramat sering dilukai, terpaksa mengungsi dan terusir dari tanah kelahirannya sendiri. Mereka yang hidup dalam kondisi perang sangat mendambakan perdamaian. |
|
Read more...
|
|
|
Reinkarnasi Konflik Poso dan Ambon di Alor?
|
|
Written by Administrator
|
|
|
|
Monday, 17 December 2007
Oleh: Jonatan Lassa
Alor adalah sebuah kabupaten Pulau di Propinsi Nusa Tenggara Timur, yang mengalami retak sosial. Dua komunitas pemuda berbeda kampung, berbeda agama saling menyerang dan membakar rumah, bahkan dilaporkan ada kematian oleh berbagai media cetak termasuk televisi. Sebuah reinkarnasi konflik Poso dan Ambon?
Alor, kemajemukan dan pluralitas adalah realitas sosial yang sudah berusia tua. Dari sisi kemajemukan bahasa, pluralisme keagamaan, Alor punya romantisme tersendiri seperti Pela-Gandong di Maluku. Ke-Alor-an perlahan tercabik. Visi kebersamaan Alor-Pantar hilang karena kepentingan-kepentingan sesaat. |
| Last Updated (
Monday, 17 December 2007 ) |
|
Read more...
|
|
|
|
 |
 |
 |
 |
|
|
|
 |
 |
 |
 |
| Hit Counter |
|
218174 Visitors |
|
 |
 |
 |
 |
|
|